Nilai Impor Kalteng Januari-April 2021 Meningkat

PALANGKA RAYA - Impor komoditas pupuk, berbagai produk kimia, dan bahan kimia anorganik di Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami peningkatan, yang mana barang-barang tersebut adalah komoditas utama impor daerah ini. 


Selanjutnya, selama Januari–April 2021, impor seluruh komoditas di Kalteng mengalami peningkatan senilai US$7,11 juta atau 72,04 persen jika dibanding periode yang sama pada 2020. Peningkatan terbesar terjadi pada komoditas mesin/pesawat mekanik sebesar US$7,21 juta atau 626,96 persen.


Kepala BPS Kalteng Eko Marsoro, bahwa Golongan Barang Komoditas utama impor selama April 2021 adalah pupuk berupa pupuk kalium klorida sebesar US$1,30 juta, berbagai produk kimia berupa katalisator sebesar US$0,18 juta, dan bahan kimia anorganik berupa asam fosfat sebesar US$0,02 juta.


Sementara mesin/pesawat mekanik berupa bagian dari mesin untuk pengolahan bahan lainnya yang dioperasikan secara elektrik dan mesin untuk mengekstrasi atau mengolah lemak hewani/nabati tertentu yang dioperasikan secara elektrik sebesar US$1,00 juta.


Dibanding Maret 2021, uajrnya, terjadi penurunan impor pada April 2021 untuk komoditas mesin/pesawat mekanik senilai US$6,27 juta atau menjadi 86,24 persen. Impor bahan bakar mineral dan bahan kimia organik juga menurun masing-masing senilai US$2,15 juta atau 100,00 persen dan US$0,81 juta atau 100,00 persen.


Sementara itu, impor bahan kimia anorganik, bahan bakar mineral, dan mesin/peralatan listrik mengalami penurunan masing-masing senilai US$0,02 juta atau sebesar 50,00 persen, US$0,54 juta atau 100,00 persen, dan US$0,31 juta atau 100,00 persen.


Sedangkan penurunan terbesar pada komoditas bahan bakar mineral sebesar US$2,00 juta atau 41,93 persen. Dilihat dari peranannya, kontribusi tertinggi berasal dari kelompok komoditas mesin/pesawat mekanik senilai US$8,36 juta atau 49,23 persen terhadap total impor. Impor pupuk menempati urutan kedua dengan nilai kumulatif senilai US$3,38 juta atau 19,91 persen. dsn