Komisi IV Minta Pemerintah Segera Tangani Ruas Buntok-Kalahien

RUSAK PARAH


PALANGKA RAYA – Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera menangani kerusakan ruas jalan Buntok-Kalahien, Kabupaten Barito Selatan (Barsel).


Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kalteng yang membidangi Infrastruktur dan Prasarana H Achmad Rasyid, saat dikonfirmasi via Whatsapp, Minggu (2/5). Menurutnya, kondisi ruas jalan Buntok-Kalahien sangat memprihatinkan dan perlu mendapat penanganan.


“Kondisi jalan sangat rusak,  berlumpur dan berlubang, terlebih saat kondisi hujan. Sehingga Komisi IV berharap agar ruas jalan Buntok-Kalahien segera mendapat penanganan ataupun peningkatan dari dinas/instansi terkait,” ucapnya.


Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, meliputi Kabupaten Barito Timur (Bartim), Barito Selatan (Barsel), Barito Utara (Barut) dan Murung Raya (Mura) ini juga mengatakan, bahwa ruas jalan tersebut merupakan salah satu sarana vital bagi masyarakat setempat, maupun sebagai sarana penghubung antar Kabupaten.


Apabila tidak segera mendapatkan penanganan, dikhawatirkan kerusakan ruas jalan tersebut akan semakin parah dan berdampak buruk disejumlah sektor. Seperti perekonomian, pendidikan dan kesehatan.


“Dengan kondisi jalan rusak parah, jelas sektor lainnya juga akan terdampak. Baik perekonomian masyarakat, pendidikan, kesehatan, termasuk laju roda pembangunan,” ujarnya.


Mantan Ketua DPRD Barsel ini juga menjelaskan, bahwa kerusakan ruas jalan tersebut ,diduga akibat tingginya aktivitas angkutan yang melintasi ruas tersebut. Bahkan tidak jarang angkutan bermuatan/kapasitas besar seperti truk barang terpaksa melintas secara bergantian.


Selain itu, sembari menunggu tindaklanjut penanganan ruas jalan itu, masyarakat yang melintas diharapkan berhati-hati, terutama saat jalan tersebut diguyur hujan.


“Kami harapkan agar masyarakat berhati-hati saat melintas, terutama setelah hujan. Mengingat jalan tersebut akan sangat licin dan berlumpur, sembari menunggu tindaklanjut dari dinas PUPR Kalteng dan yang terpenting jalan ini minimal bisa fungsional,” pungkas Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.