Gencarkan Vaksinasi Guru Jelang PTM

PALANGKA RAYA – Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab), untuk menggencarkan vaksinasi untuk guru atau tanaga pendidik.


Hal tersebut sangat penting dalam rangka mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), terlebih menjelang pelaksanaan Pembelajaran Tata Muka (PTM) yang telah dicanangkan pemerintah.


Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dra Hj Siti Nafsiah, M.Si, saat dikonfirmasi via Whatsapp, Minggu (4/7). Menurutnya, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud-RI) telah menetapkan sistem PTM bagi seluruh sekolah, akan diberlakukan pada Juli 2021 ini, walaupun pandemi Covid-19 masih berlangsung dan memasuki fase-II.


Sehingga, perlu adanya langkah antisipasi dari pemerintah agar penyebaran Covid-19 tidak merambah ke dunia pendidikan di Bumi Tambun Bungai. “Komisi III mendukung adanya wacana PTM dari pemerintah pusat. Namun perlu adanya langkah antisipasi dari pemerintah baik Provinsi maupun Kabupaten, dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di dunia pendidikan dengan menggencarkan vaksinasi bagi guru,” ucapnya.


Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas) dan Kota Palangka Raya ini juga mengingatkan, guru merupakan garda terdepan dunia pendidikan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan mampu bersaing secara global. Sehingga perlu adanya perhatian dari pemerintah agar guru di Kalteng bisa di vaksinasi secara menyeluruh sebelum PTM benar-benar diberlakukan.


“Sampai saat ini tenaga guru di Kalteng belum 100 persen divaksinasi. Padahal PTM sebentar lagi diberlakukan, sehingga perlu adanya perhatian dari pemerintah khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes) agar memprioritaskan guru untuk divaksinasi, agar PTM bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.


Wakil Ketua Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Kalteng ini juga menegaskan, Covid-19 telah memasuki fase ke II dengan tingkat penyebaran lebih ganas dibandingkan fase awal. Bahkan sejumlah Provinsi di Indonesia telah masuk dalam zona merah dan menerapkan lockdown bagi masyarakatnya.


Oleh karena itu, selain menggencarkan vaksinasi dikalangan guru, diharapkan pihak sekolah turut serta dalam menekan penyebaran Covid-19, dengan memperketat Protokol Kesehatan (Prokes). “Menekan penyebaran Covid-19 khususnya di lingkungan pendidikan tidak bisa dilakukan apabila hanya mengandalkan pemerintah saja. Sehingga kita mendorong agar pihak sekolah juga berperan serta menekan penyebaran pandemi, dengan memperketat Protokol Kesehatan (Prokes) bagi para pelajar saat PTM berlangsung,” pungkasnya.