Walikota Baru Diharapkan Benahi Drainase Saluran di Bantaran Sungai dan Penataan Perkotaan

PALANGKA RAYA – Walikota baru yang terpilih nantinya, diharapkan mampu mengatasi berbagai persoalan di Kota Palangka Raya. Harapan itu datang dari kalangan DPRD Provinsi, salah satunya legislator dari Partai PKB HM Asera. Menurut Wakil Ketua Komisi B itu, ada beberapa hal yang mesti mendapat perhatian di wilayah tersebut.


“Ada sejumlah harapan prioritas yang juga datang dari masyarakat, seperti pembenahan drainase atau selokan,” ujarnya kepada awak media, ketika ditemui di ruang kerjanya belum lama ini. Dirinya menilai keinginan itu sangat penting, mengingat drainase menjadi faktor penting, dalam menahan luapan air atau genangan langsung menuju jalan utama.


Namun terkadang Kota Palangka Raya, kerap mengalami persoalan banjir di beberapa titik. Masalah utama yang menjadi penyebab, diduga karena drainase yang dibuat tidak mampu menampung genangan air akibat hujan atau lainnya. Kendati bukanlah problema yang besar, namun hal itu jelas sangat penting bagi pembangunan perkotaan.


Wakil rakyat dari Dapil V yang meliputi Pulang Pisau dan Kapuas itu menambahkan, harapan lain yang harus diperhatikan seperti infrastruktur jalan. “Jangan sampai jumlah jalan banyak tapi tidak terurus, bahkan banyak lubangnya,” ujar pria yang dikenal akrab dengan masyarakatnya tersebut.


Selain itu pengaturan perkotaan juga menjadi hal yang sangat penting. Walikota dan wakilnya yang nanti baru menjabat, harus memikirkan konsep seperti komplek perumahan, komplek perkantoran, dan lainnya. Jangan sampai tidak ada keteraturan, bahkan mengarah pada dampak negatif bagi pembangunan.


Mantan penegak hukum itu juga mengatakan saluran sungai dan bantaran di pinggiran, juga mesti mendapat penataan yang maksimal. Pihaknya berharap agar kawasan itu tidak sampai terlihat kumuh apabila dilihat dari berbagai sisi, khususnya dari atas Jembatan Kahayan.


Namun yang lebih menjadi priorita, ucapnya, yang terpilih nantinya bisa menjadikan wilayah itu kota mandiri. Tentunya yang juga berkaitan dengan kemajuan dan sinergitas bersama masyarakat dan unsur lainnya. “Program-program yang dilaksanakan juga harus menyentuh masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau sendiri,” tegasnya.


Namun dirinya optimis masyarakat Palangka Raya, merupakan warga yang cerdas dan bijaksana. Artinya tahu dan paham dalam memilih pemimpin bagi mereka. Pria murah senyum itu menilai, publik setempat jelas memilih dengan melihat berdasarkan kemampuannya


Tentunya tidak lagi menilai segala sesuatunya dengan materi. “Yang penting juga masyarakat harus bisa menyaring informasi dan isu-isu yang ada di lapangan pada masa pilkada ini. Kita harapkan saja siapa yang menang ataupun kalah harus menerima suara dari masyarakat yang memilih,” ujarnya mengakhiri.