Tuntaskan Agenda Penting, Dewan Bahas Tatib

PALANGKA RAYA-Dalam upaya menuntaskan sejumlah agenda penting, jajaran DPRD Kalteng mulai membahas tata tertib (tatib)  untuk satu bulan kedepan.


Terkait itu, tim yang sudah dipersiapkan melakukan rapat bersama di ruang rapat gabungan, Rabu (16/5).


Menurut Ketua Tim pembahasan tatib Y Freddy Ering, pihaknya memastikan item itu rencananya akan segera tuntas setelah melaksanakan konsultasi pada Kemendagri.


Dirinya menyebut, pembahasan itu juga bertujuan dalam penyesuaian hal baru, terkait PP 12 Tahun 2018 tentang penguatan kewenangan dewan, alat kelengkapan Banggar.


Selain itu juga Badan Musyawarah (Banmus), kewenangan dewan dalam arti luas sebut saja memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah, apabila habis masa jabatan di atas enam bulan. “Pembahasan ini juga berkaitan dengan adanya usulan tentang penambahan reses dewan,” ujar Ketua Komisi A itu ketika ditemui usai rapat pembahasan tatib.


Penambahan itu sendiri menjadi aspirasi jajaran anggota dewan mengingat pertimbangan masih banyaknya kawasan yang cukup terpencil apalagi Kalteng terdiri dari beberapa wilayah, dengan luasan yang sangat besar.


Hal itu terkadang ditemui pihaknya, ketika melaksanakan kunjungan dalam daerah, di mana masih ada daerah yang belum terjangkau.


Wakil rakyat dari Dapil V yang meliputi Pulang Pisau dan Kapuas itu mengatakan, standarisasi untuk enam hari masa reses dirasa masih belum cukup, sehingga diusulkan tambahan menjadi delapan hari, ditambah enam hari apabila memungkinkan. Artinya ada 14 hari masa reses, dalam mempertimbangkan kondisi situasi di lapangan.


Sebut saja seperti kendala transportasi, jalan putus, bencana banjir, dan sebagainya. “Kita bisa lihat selama ini masih banyak wilayah terpencil dan belum terjangkau ketika pelaksanaan reses. Keterbatasan transportasi, lokasi, serta waktu menjadi kendala dalam mencapai secara keseluruhan,” ujar legislator senior PDIP tersebut.


Freddy mencontohkan seperti beberapa daerah di Katingan, Kapuas, Gunung Mas, Sukamara, Kotim, dan beberapa daerah lainnya. Kendati penambahan masa reses itu menjadi usulan pihaknya, namun tetap akan menjadi bahan konsultasi kepada Kemendagri.


Selain itu dirinya juga menuturkan penyusunan tatib tersebut juga membahas PP 12 Tahun 2018.


Lalu ada juga UU MD3 dan Permendagri, dengan tujuan selaras bersama aturan diatasnya.


Untuk penyelesaian pembahasan itu, juga akan terus dipacu. Apalagi kedepan masih banyak agenda dewan yang penting serta mesti dituntaskan.


Dalam memaksimalkan itu, pihaknya berusaha agar segera dapat menyelesaikan semuanya. Yang perlu menjadi perhatian, ucapnya, dalam waktu dekat di tahun politik, agenda dewan, serta bulan ramadan. “Kita usahakan akhir bulan ini bisa rampung serta segera disetujui,” ujar pria yang akrab dengan masyarakatnya tersebut.


Perlu diketahui rapat pembahasan tatib, dipimpin secara langsung oleh Ketua Komisi A Y Freddy Ering, didamping HM Fahruddin. Hadir juga sejumlah jajaran lain seperti Ellisae Lambung, H Edy Rosada, Syahrudin Durasid, Walter S Penyang, R Anggoro D Purnomo, dan Artaban.