Syamsul:Harusnya Wajib Ada di APBD

PEMBANGUNAN SD YANG DIBAKAR


PALANGKA RAYA-Ketua Komisi C DPRD Kalteng H Syamsul Hadi mengakui belum mengetahui apakah ada usulan dari Pemprov Kalteng terkait anggaran untuk pembangunan gedung sekolah SD yang terbakar di Palangka Raya yang dimasukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalteng Tahun Anggaran (TA) 2018. Hal itu disampaikan Syamsul, saat dibincangi wartawan, di gedung dewan, Senin (9/10).


Legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menegaskan sebagai wakil rakyat, dia sangat mendukung apabila gedung SD yang dibakar beberapa bulan lalu segera dibangun oleh pemerintah.


Pasalnya, pembangunan gedung itu sangat penting, dalam rangka mendukung proses belajar-mengajar. “Inikan persoalan, kita ini dihadapkan dengan kondisi anak layak sekolah. Karena anak itu harus ada sekolahan yang bagus dan supaya tidak terlalu lama, percepatan pembangunan itu harus dilaksanakan,” kata Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Kalteng II, meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan ini.


Saat ditanya, apakah ada usulan dari Pemprov Kalteng, terkait rencana pembangunan kembali gedung SD tersebut, Syamsul mengakui belum mengetahui hal tersebut, apakah ada usulan dari Pemprov atau tidak. Karena meskipun kewenangan pendidikan sekolah dasar berada di pemerintah kabupaten/kota. Namun pemprov bisa membantu dalam bentuk hibah.


“Seharusnya wajib ada karena kota inikan bagian dari Provinsi Kalteng,” ungkap Anggota DPRD Kalteng, dua periode ini.


Mantan Ketua DPRD Kabupaten Kotim ini menambahkan, berdasarkan informasi, ada juga rencana pembangunan gedung SD yang terbakar itu, akan dibangun melalui dana CSR. “Sayang saya dengar bahwa itu akan diusahakan dari CSR nya perusahaan dan itu nanti langsung akan dibangun dari pengusaha-pengusaha itu langsung, tidak berupa uang tapi langsung bangunan,” pungkasnya.