Subsidi Minyak Goreng Tuntas Sebelum Ramadan

RAWANG


PALANGKA RAYA- Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya Rawang memastikan, minyak goreng subsidi sebanyak 10 ribu liter yang dijual dalam operasi pasar murah oleh pihaknya, tuntas sebelum memasuki bulan Ramadan.


“Tahap awal ini baru ada 5 ribu liter yang disalurkan kepada masyarakat di tiap kelurahan, selanjutnya kami menunggu ketersediaannya dari produsen. Kalau sudah tersedia kembali, pasti kami gelar lagi operasi pasar murah minyak goreng. Target kami operasi pasar itu bisa selesai sebelum Ramadan nanti," ungkap Rawang kepada Tabengan, baru-baru ini.


Dia mengatakan, pada operasi pasar murah pemerintah daerah telah memberikan subsidi sebesar Rp3.000 dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp14.000 per liter. Dengan begitu, masyarakat bisa membeli minyak goreng dengan harga yang jauh lebih terjangkau.


"Sekarang di pasar harganya masih cukup tinggi, karena belum ada subsidi untuk stok yang lama. Produsen maupun pedagang tentu saja tidak mau rugi kalau menjual kurang dari modal awal. Sehingga penyetaraan harga dari pemerintah pusat belum bisa sepenuhnya terlaksana," jelas Rawang.


Tahap awal operasi pasar, lanjut Rawang, telah digelar di Kelurahan Palangka, Langkai, Kereng Bangkirai, Kelurahan Pager dan di Kecamatan Bukit Batu. Untuk tahap kedua, pihaknya akan menentukan sasaran penjualan di 5 kecamatan agar bisa merata. 


"Operasi pasar dilakukan untuk mengatasi tingginya harga dan kelangkaan stok minyak goreng kemasan di pasaran. Dengan begitu, masyarakat tidak akan belanja berlebihan kalau sudah disediakan pemerintah dengan harga yang lebih murah," bebernya. 


Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan minyak goreng murah dalam operasi pasar, tegas Rawang, tidak memerlukan syarat apa pun. Namun, setiap KK hanya bisa membawa pulang 1 liter agar distribusinya merata. rgb