Serap Aspirasi Masyarakat Melalui Reses

PALANGKA RAYA – Kalangan DPRD Kalteng mulai melaksanakan tupoksinya, dalam penyerapan aspirasi masyarakat, melalui reses dalam daerah, dengan tujuan masing-masing daerah pemilihan (Dapil).


Reses yang dilakukan wakil rakyat dari Dapil I DR P Lantas Sinaga, yang ikut serta dalam reses perkelompok tersebut. Menurutnya reses menjadi sarana penting dalam berkomunikasi bersama masyarakat.” Melalui instrument ini kita bisa mendengar aspirasi, sekaligus mengetahui persoalan apa saja yang diungkapkan,” ujarnya disela-sela rapat kerja belum lama ini.


Tentunya juga keluhan, keinginan, saran, hingga usulan yang disampaikan secara langsung, melalui pertemuan tatap muka bersama. Selain itu reses juga menjadi ajang silaturahmi dan konsep mendekatkan diri di lingkup publik. Biasanya aspirasi yang kerap disampaikan seputar infrastruktur, kesehatan, pendidikan, sosial, dan lainnya.


Bisa dikatakan kunjungan itu menjadi tolak ukur pembangunan, yang selama ini terus digenjot jajaran eksekutif. Ketika permasalahan yang ada diungkapkan, maka pihaknya secara responsif akan melaksanakan tindaklanjut, sesuai tupoksi dilingkup kerja institusi itu. Sebut saja fungsi pengawasan, budgeting, dan legislasi.


“Keluhan itu akan kita sampaikan kepada pihak eksekutif terkait, sesuai dengan sektor yang diusulkan atau dikeluhkan masyarakat,” ujar Anggota Komisi A tersebut. Terkait itu pihaknya berharap agar usulan itu, bisa mendapat tindaklanjut dari jajaran eksekutif.


“Kita berharap agar hasil reses yang merupakan aspirasi masyarakat, bisa direalisasikan dan ditampung dalam bentuk kegiatan/program,” ujar Ketua Persatuan Gereja-Gereja Pantekosta Seluruh Indonesia (PGPI) Wilayah Kalteng itu. Dirinya mengakui banyak aspirasi yang disampaikan, baik melalui anggota ataupun pimpinan dewan.


Ketika menggelar reses, lanjutnya, yang membutuhkan penanganan ataupun perhatian dari pemerintah. Saat mencermati kegiatan serta program yang dilaksanakan oleh jajaran eksekutif, pihaknya menekankan agar hasil serta laporan reses menjadi perhatian penting.


Apalagi pelaporan itu disampaikan dalam forum rapat paripurna, bersama jajaran SOPD yang notabene pihak eksekutif.


Maka untuk itu Anggota Komisi A itu menegaskan agar hasilnya dapat dituangkan dalam program nyata. Bahkan tidak hanya selesai di laporan penyampaian saja, namun benar-benar diwujudkan.