Rekanan Diingatkan Pacu Pekerjaan

KUNJUNGAN


PALANGKA RAYA-DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan kepada rekanan atau kontraktor yang mengerjakan proyek multiyear dan reguler untuk memacu pekerjaanny. Pasalnya, dari hasil kunjungan kerja (Kunker) Komisi IV, pekan kemarin ditemukan sejumlah pekerjaan yang terlambat.


Hal ini diungkapkan, Anggota Komisi IV DPRD Kalteng H Maruadi, saat dibincangi, di gedung dewan, Rabu (20/11). Dikatakan, saat kunjungan kemarin, Komisi IV, yang membidangi infrastruktur dan prasarana melaksanakan peninjauan ke sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau (Pulpis).


Dari peninjauan itu, pihaknya menemukan beberapa pekerjaan yang pengerjaannya terlambat, sehingga dikhawatirkan tidak selesai tepat waktu. “Kami melihat bahwa masih ada sejumlah ruas jalan yang lambat pekerjaannya dilapangan. Kami harapkan agar terus di pacu agar bisa tepat waktu sesuai kontrak kerja,” kata Maruadi, saat dibincangi usai mengikuti rapat Paripurna, di gedung dewan, kemarin.


Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) V, meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulpis) ini mengingatkan bahwa pelaksaan pekerjaan memiliki batas waktu, oleh karena itu hasil monitoring di lapangan yang dilakukan oleh Komisi IV lalu, akan menjadi bahan evaluasi atas kinerja perusahan.


“Kami tetap akan mengingatkan kepada instansi teknis untuk mengevaluasi kinerja lapangan semua kontraktor kegiatan multiyear ataupun reguler. Bagi yang terlambat maka seyogyanya agar diingatkan, kalau perlu diberi sanksi denda,” tegas politisi dari partai Golongan Karya (Golkar) ini.


Menurut dia, ada sejumlah pekerjaan jalan yang terkesan lambat dan hanya mengandalkan dana kontrak. “Kami harapkan setiap kontraktor bisa bekerja profesional dan punya modal cukup, terlebih yang pekerjaan multiyear. Jangan hanya menunggu dana dari kontrak cair,” ucap Maruadi yang juga Ketua Bamperda Kalteng ini.