Pengembangan Tanaman Pangan Harus Libatkan Perguruan Tinggi

PALANGKA RAYA –Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui dinas/instasi terkait, untuk bersinergi dengan Perguruan Tinggi (PT) dalam mengembangkan bibit unggul tanaman pangan dan buah-buahan di Bumi Tambun Bungi. Pasalnya, sinergitas tersebut bertujuan agar pengembangan bibit unggul bisa berjalan secara optimal.


Hal ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kalteng yang membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA), Ina Prayawati, saat dibincangi di gedung dewan, Senin (28/6). Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peranan penting dalam mengembangkan tanaman pangan dan buah-buahan, khususnya dari segi pengkajian maupun analisis.


“Dalam proses pengembangan bibit unggul, tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Oleh karena itu, kita mendorong agar Pemprov Kalteng melalui dinas terkait, bisa bersinergi dengan perguruan tinggi dalam melakukan pengkajian dan analisis. Sehingga pengembangan bibit unggul tanaman pangan dan buah-buahan bisa berjalan secara optimal,” ucapnya.


Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, meliputi Kabupaten Barito Timur (Bartim), Barito Selatan (Barsel), Barito Utara (Barut) dan Murung Raya (Mura) ini juga mengatakan, perguruan tinggi di Kalteng salah satunya Universitas Palangka Raya (UPR), memiliki fakultas yang secara khusus membidangi pertanian (Faperta). Sehingga pelibatan perguruan tinggi dalam pengembangan tanaman pangan dan buah-buahan diharapkan mendapat perhatian Pemprov.


“Di Civitas Akademika UPR, ada Fakultas Pertanian yang memang berkompeten dalam mengembangkan tanaman pangan. Oleh karena itu, pelibatan perguruan tinggi dalam mensukseskan pengembangan bibit unggul tanaman pangan, diharapkan mendapat perhatian dari Pemprov dan bisa direalisasikan,” ujarnya.


Selain itu, sambung Ina, potensi maupun peluang mengembangkan tanaman pangan dan buah-buahan di Bumi Tambun Bungai harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Mengingat hal tersebut akan berdampak positif bagi perekonomian daerah dan masyarakat, khususnya dari sektor pajak.


“Apabila peluang ini bisa dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya daerah yang diuntungkan dalam menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak, tetapi hal tersebut tersebut juga akan berdampak positif dalam peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya para petani,” pungkas politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini.