Pendapatan Daerah Turun 4,2 Persen

KUPA PPAS APBD PERUBAHAN 2019


PALANGKA RAYA-Pendapatan daerah dalam rancangan kebijakan umum perubahan anggaran (KUPA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) APBD Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2019 mengalami penurunan sebesar 4,2 persen.


Hal ini tercermin dari laporan hasil rapat kerja Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalteng dengan tim pemerintah daerah selaku mewakili Gubernur Kalteng dalam rangka membahasan KUPA dan PPAS Perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kalteng TA 2019, yang disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke 8 Masa Persidangan II-2019, di gedung dewan, Senin (12/8).


Angota DPRD Kalteng Agung Sukma Ardiyanto saat menyampaikan laporan hasil pembahasan KUPA PPAS APBD menjelaskan, pihaknya  sangat memahami terjadinya perubahan anggaran pada APBD 2019 disebabkan beberapa faktor, di antaranya ada penambahan maupun pengurangan terhadap target pendapatan daerah pada RAPBD 2018 dibandingkan target APBD 2019 serta adanya sisa lebih perhitungan anggaran sebelumnya (SILPA).


Menurutnya, KUPA-PPAS APBD Perubahan 2019 telah dilaksanakan melalui berbagai proses termasuk pembahasan ke tingkat komisi sejak 5-6 Agustus lalu.


“Dari berbagai tahapan pembahasan itu, pendapatan daerah dalam rancangan KUPA dan PPAS Perubahan 2019 dianggarkan Rp4,926 triliun lebih,” kata Agung, saat rapat Parupurna kemarin.


Target pendapatan mengalami penurunan Rp221 miliar lebih atau turun  Rp4,2 persen dari target APBD 2019 Rp5,147 triliun lebih.


Sementara belanja Rp5,619 triliun lebih atau mengalami kenaikan sebesar Rp163 miliar lebih dengan persentase 3 persen dari anggaran APBD 2019 Rp5,456 triliun lebih.


Dari total belanja tersebut, ungkap Agung, belanja tidak langsung (BTL) ditetapkan Rp2,885 triliun lebih atau mengalami kenaikan sebesar Rp219 miliar lebih dengan persentase 8,25 persen dari yang dianggarkan pada APBD 2019 Rp2,665 triliun lebih.


Sementara untuk belanja langsung (BL) sebesar Rp2,734 triliun lebih atau mengalami penurunan Rp56,266 miliar atau turun 2,02 persen dari APBD Rp2,790 triliun. Sehingga proporsi BL terhadap total belanja adalah 48,66 persen,” ungkap Anggota Komisi B DPRD Kalteng ini.


Usai penyampaian laporan hasil pembahasan KUPA-PPAS perubahan tersebut, Pimpinan DPRD Kalteng bersama Wakil Gubernur langsung memandatangan berita acara persetujuan bersama terkait KUPA-PPAS Perubahan APBD 2019.


Kemudian, berdasarkan undangan yang disampaikan kepada harian ini, Selasa (13/8), Gubernur Kalteng juga akan kembali menyampaikan pidato pengantarnya terkait pengajuan rancangan Perubahan APBD 2019 pada Rapat Paripurna Ke 9, di gedung dewan, pagi ini.