Pemerintah Jangan Kalah dengan Pengusaha

PALANGKA RAYA - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengharapkan agar kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki oleh Kalteng dapat menjadikan Kalteng lebih bermartabat.


Untuk itu, dia mengajak Bupati/Wali Kota yang baru dilantik untuk bersama-sama memantapkan bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian dalam arti luas di daerah ini.


“Provinsinya kaya dan masyarakatnya sejahtera, itu yang saya inginkan selaku Gubernur,” ujar Sugianto, saat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota, di Istana Isen Mulang, Senin (24/9).


Dikatakan Sugianto, kekayaan SDA di Kalteng sangat luar biasa, berbagai jenis bahan tambang ada di dalam perut bumi Kalteng, baik batu bara, emas, minyak bumi, gas, maupun bahan tambang lainnya.


Kalteng juga merupakan provinsi terluas kedua di Indonesia setelah Papua, tanahnya subur, di perut buminya banyak bahan tambang, sehingga pengusaha berbondong-bondong datang ke Kalteng untuk berusaha. Namun kekayaan SDA Kalteng tersebut tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.


Untuk itu dia meminta kepada Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kalteng, agar perusahaan tambang yang menunggak royalti, yang mencapai sekitar Rp600 milar dan tidak tertib membayar royalti tambangnya ditindak tegas.


“Pak Kadis (ESDM Kalteng), tidak bayar (royalti), cabut. Kita mengharapkan pengusaha yang betul-betul tahu diri. Mereka adalah mencari makan dan nafkah di Kalteng, jangan mereka sombong,” tegasnya.


Dia berharap pemerintah daerah di Kalteng jangan sampai kalah dengan pengusaha. “Kita yang mengatur mereka, bukan mereka yang mengatur kita,” lanjutnya.


Dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah, lanjut Sugianto, sehingga dari royalti batu bara itu biasanya sekitar Rp500 miliar per tahun, sekarang meningkat menjadi sekitar Rp1,8 triliun. “Ini prestasi dari Kadis ESDM Kalteng dan mendapat apresiasi dari Kementerian Keuangan,” katanya.


Dia menambahkan, ada juga Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang “main-main” di wilayah Kalteng. “Sehingga atas perintah Pak Menteri ESDM RI saya tangkap, tapi saya serahkan ke Pemerintah Pusat,” katanya.


Jangan Bohongi Rakyat


Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Mahyudin mengharapkan agar pejabat yang baru dilantik tersebut dapat melayani masyarakat dengan baik.


“Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang baru dilantik tersebut diminta untuk sebaik-baiknya melayani masyarakat. Karena inti pelayanan pemerintah itu adalah pelayanan publik,” katanya.


Dikatakan dia, para bupati dan wabup, serta wali kota dan wawali Kota tersebut juga sudah menandatangani pakta integritas, sehingga diharapkan jangan sampai terlibat kasus korupsi, namun benar-benar menjalankan tugas sesuai dengan amanat yang dititipkan di pundak mereka.


“Tidak membohongi masyarakat yang memilihnya, namun bekerja sebaik-baiknya untuk membangun Kalteng,” tegasnya. dkw