Pejabat Pemprov Diingatkan Jangan Korupsi dan Pungli

PALANGKA RAYA-Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengingatkan pejabat di lingkungan Pemprov Kalteng agar jangan sampai terlibat korupsi dan  pungutan liar (Pungli).


“Dizaman pemerintahan saya, yang menjadi tersangka, yang tersangkut masalah korupsi akan segera saya ganti,” tegas Sugianto saat pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas, serta pengukuhkan jajaran Badan Pengawas dan Direksi Perusahan Daerah Banama Tingang Makmur, di Istana Isen Mulang, baru-baru ini.


Untuk itu, Gubernur Kalteng tersebut mengingatkan para pejabat di lingkungan Pemprov Kalteng yang saat ini tidak tersangkut korupsi dan Pungli, agar terus menjaga diri dan jangan sampai terlibat.   


“Yang tidak pernah tersangkut masalah korupsi dan Pungli agar menjaga diri, dalam waktu dekat pasti akan ada pergantian, ada open bidding (lelang jabatan). Saya minta bapak-bapak menjaga diri,” ujarnya.


Karena dia ingin pemerintahan ini berjalan dengan baik dan bersih, sehingga setiap anggaran yang ada itu untuk masyarakat Kalteng, untuk pembangunan. “Saya ingin pemerintahan ini berjalan dengan baik, bersih, setiap tetes anggaran untuk pembangunan, untuk rakyat Kalteng,” lanjutnya.


Sebelumnya Gubernur Kalteng menilai, bahwa Pungli itu sama dengan korupsi, sehingga kalau ada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kalteng yang ketahuan dan terbukti terlibat Pungli, maka akan diproses secara hukum dan diberhentikan.


“Pungli itu sama dengan korupsi, kemaren saja ada 12 (ASN) pengguna narkoba dan korupsi diberhentikan. Sanksinya sama (bagi pelaku Pungli) dipenjarakan, di berhentikan, supaya ada dampak jera, jadi tidak main-main,” ujar Sugianto saat itu.


Bahkan dia sudah menyampaikan kepada Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Kepolisian Daerah Kalteng, sebagai Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Provinsi Kalteng, agar membersihkan dulu dilingkungan Kegubernuran.


“Saya sampaikan, bersihkan dulu di lingkungan Kegubernuran dulu, bersihkan, itu yang saya minta, termasuk Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), termasuk di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) di pelabuhan-pelabuhan yang ada di seluruh Provinsi Kalteng” ujarnya.


Sebagai Gubernur Kalteng, dia berharap agar Satgas Saber Pungli Provinsi Kalteng ini betul-betul maksimal bekerja dan dia sudah menyampaikan kepada Ketua Satgas Saber Pungli Provinsi Kalteng daerah-daerah yang dianggap rawan terjadi Pungli tersebut.