Pansus Gelar Evaluasi

PALANGKA RAYA –Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Anggaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 dan Tim Pengawasan Bantuan Sosial (Bansos) Pemerintah, DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Y Freddy Ering mengapresiasi dukungan dari seluruh lapisan masyarakat serta tokoh-tokoh masyarakat terhadap kinerja pansus dalam melaksanakan fungsi pengawasan, baik dari segi anggaran maupun bansos pemerintah.


Hal ini diungkapkan Freddy, saat dibincangi, usai menggelar rapat rutin pansus DPRD Kalteng dalam rangka mereview atau evaluasi kegiatan yang selama ini dijalankan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah mitra institusi pengawasan  melalui Video Converence, di gedung dewan, Rabu (20/5).


“Tadi kita telah melaksanakan rapat rutin, yang bertujuan untuk mereview atau evaluasi kegiatan yang selama ini dijalankan. Kita juga mengapresiasi dukungan dari seluruh lapisan masyarakat serta tokoh-tokoh terhadap kinerja pansus dalam melaksanakan fungsi pengawasan, baik dari segi anggaran maupun bansos pemerintah,” kata Freddy.


Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) V, meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau (Pulpis) ini menjelaskan, salah satu pokok utama dalam rapat tersebut adalah membahas terkait Peraturan Gubernur (Pergub) Bansos fungsi pendidikan, dimana nantinya akan ada tanggapan resmi dari pihak pansus serta membahas sejumlah pelaksanaan agenda Dewan termasuk rapat kerja setelah Perayaan Hari Raya Idul Fitri.


“Untuk Pergub Bansos fungsi pendidikan, kedepannya akan mendapat tanggapan langsung dari Pansus, kemudian tadi kita juga membahas sejumlah agenda kegiatan seperti kunjungan kerja (Kunker) termasuk pelaksanaan rapat kerja Dewan bersama instansi Pemerintah, lembaga maupun organisasi setelah lebaran,” kata Freddy, yang juga Ketua Komisi I DPRD Kalteng ini.


Selain itu, saat disinggung terkait sejauh mana pelaksanaan fungsi pengawasan pansus terhadap anggaran Covid-19 dan bansos Pemerintah, dirinya mengatakan bahwa pengawasan tersebut merupkan hal yang cukup kompleks, mengingat antara anggaran penanganan Covid-19 dan bansos tersebut memiliki keterkaitan.


“Saya nyatakan kompleks, karena penyaluran Bansos dari Pemerintah Pusat terbagi atas beberapa jenis, seperti PKH, BST bahkan Dana Desa (DD) dalam bentuk Bansos non tunai (kebutuhan pokok) maupun anggaran tunai, termasuk kompleks dari segi pendataan. Oleh karena itu pansus akan terus berkoordinasi dengan instansi pengawasan lainnya, agar kedepannya fungsi pengawasan bisa berjalan dengan maksimal,” pungkas Politisi dari PDI Perjuangan ini.