Orang Sakit Diangkut Pakai Tosa


  • Jalan Desa Rawasari Belum Bisa Dilewati Mobil


PALANGKA RAYA – Reses yang dilakukan Hj Putri Noor Hajah, anggota DPRD Kalteng dari daerah pemilihan (Dapil) II, yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan, menjaring berbagai aspirasi masyarakat. Daerah Dapil II dikunjungi satu per satu kecamatan. Mulai dari Lempuyang, kemudian berlanjut ke Desa Rawasari Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotim.


Dalam pertemuan bersama warga di Desa Rawasari, Hj Putri Noor Hajah menerima beberapa keinginan dan usulan.  Seperti harapan agar jalan di wilayah itu bisa dilalui kendaraan roda empat.   “Kondisinya sendiri masih perlu pembenahan, maka wajar ada keinginan warga agar jalur utama itu bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujarnya kepada Tabengan ketika dikonfirmasi via telepon seluler, Senin (15/4).


Terkait itu warga mengeluhkan sulitnya transportasi untuk mengangkut masyarakat yang menderita sakit.  Ironisnya warga setempat terpaksa memanfaatkan kendaraan jenis Tosa, untuk mengangkut pasien yang memerlukan perawatan ke rumah sakit di perkotaan. Hal itu dikarenakan jalur di wilayah itu masih belum bisa dilewati kendaraan roda empat jenis mobil dan lainnya.


Persoalan lain yang disampaikan, harapan dari Kelompok Tani Sido Muncul PK Manaf.  Mereka meminta dibantu alat penggarap lahan semacam alsintan, sebagai solusi larangan pembakaran lahan. Tujuannya tidak lain dalam upaya pencetakan sawah. ”Mereka juga meminta bantuan sumur bor, yang lebih dalam ukuran 100 m. Walaupun satu titik, namun airnya jernih dan kualitasnnya cukup baik,” ujar Anggota Komisi B tersebut.


Selain itu, diusulkan juga semenisasi akses jalan menuju SMP dan SD, serta ruas menuju ke tempat pemakaman. Warga mengakui selama ini pihaknya kesulitan melewati jalur itu, dikarenakan ketika hujan terjadi becek dan kemarau, yang menimbulkan gangguan debu. Apabila jalan itu disemenisasi, otomatis kendala-kendala yang ada dapat teratasi.  Lalu masyarakat juga menginginkan jalan Desa Rawasari bisa terhubung dengan Desa Ganefo, dengan infrastruktur yang layak untuk dilewati.