Optimalkan Pengembangan Tanaman Pangan dan Buah-Buahan Kalteng

PALANGKA RAYA – Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui dinas/instansi terkait, untuk bersinergi dalam mengoptimalkan tanaman pangan dan buah-buahan di Bumi Tambun Bungai.


Hal ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kalteng yang membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA), HM Sriosako, saat dibincangi disela-sela melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Unit Pelayanan Teknis Balai Pengembangan Bibit Tanaman Pangan dan Holtikultura (UPT-BPSBTPH) Kalimantan Selatan (Kalsel), pekan lalu.


Menurutnya, akan sangat disayangkan apabila lahan di Bumi Tambun Bungai yang dikenal sangat subur, tidak dimanfaatkan untuk mengembangkan tanaman pangan dan buah-buahan secara maksimal. “Dari tingkat kesuburan tanah, Kalteng tidak kalah dengan provinsi lain. Oleh karena itu, saya mendorong agar peluang dalam mengembangkan tanaman pangan serta buah-buahan khas diwilayah kita bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ucapnya.


Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas) dan Kota Palangka Raya ini juga mengatakan, banyak buah-buahan khas Kalteng yang menjadi ciri khas sebuah daerah dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Seperti, Durian Otak Udang, yang dikenal memiliki cita rasa manis serta daging buah yang tebal dan legit, dimana Durian tersebut hanya terdapat di Kabupaten Katingan.


“Apabila dikembangkan secara optimal, Durian Katingan atau biasa disebut Durian Otak Udang, bisa menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan bagi para petani. Bahkan pemerintah juga bisa merasakan manfaatnya dengan potensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sumber pajak penjualan,” ujarnya.


Ketua Fraksi Partai Demokrat Kalteng ini juga berharap, hasil kunjungan Komisi II DPRD Kalteng ke UPT-BPSBTPH Kalsel  dalam rangka melihat langsung sistem pengembangan bibit unggul tanaman pangan dan buah-buahan disana, dapat menjadi dorongan bagi Pemprov dan Pemkab, untuk mengoptimalkan pengembangan buah-buahan di Bumi Tambun Bungai.


“Kalsel dikenal lebih maju dalam mengembangkan bibit  unggul tanaman pangan serta buah-buahan. Sehingga kita berharap agar hasil kunjungan Komisi II kali ini dapat mendorong Pemprov dan Pemkab melalui dinas/instansi terkait, untuk mengembangkan tanaman pangan dan buah-buahan Kalteng secara optimal,” pungkasnya.