KPP Kalteng Dinilai Terbaik Se Indonesia

GKR Hemas Buka Seminar KPP di Dewan


PALANGKA RAYA-Seminar Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) yang digelar di DPRD Provinsi dibuka secara langsung oleh Ketua Presidium Nasional Nasional KPP RI Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, di ruang rapat gabungan, Selasa (22/5).


Hadir sejumlah tokoh penting, sekaligus narasumber dalam kegiatan yang juga mengundang beberapa unsur itu.


Sebut saja seperti Ketua KPP Kalteng Andina T Narang dan jajarannya. Lalu ada pihak KPP dari seluruh kabupaten/kota se Kalteng, parpol serta mahasiswi. Narasumber yang hadir mewakili KPU, Kesbangpol, serta dewan pakar KPP.


Dalam kegiatan itu, GKR Hemas menyebut KPP Kalteng sendiri dinilai merupakan yang terbaik se Indonesia. Penilaian itu sangat beralasan, mengingat satu-satunya KPP yang terus aktif dalam berbagai kegiatan. “Tidak hanya aktif dalam berbagai agenda di daerah saja, namun juga proaktif dalam membentuk KPP di kabupaten/kota,” ujarnya.


Selain itu dirinya juga menyatakan seminar itu sendiri, bertujuan dalam meningkatkan representasi keterwakilan perempuan di tahun politik 2019. Harapannya melalui moment tersebut, dapat memberikan ruang bagi perempuan di Kalteng, untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan serta proses perpolitikan.


Dalam konsolidasi itu, ucapnya, perempuan politik didorong, agar mampu secara konsisten dan terprogram melanjutkan reformasi di segala bidang. Tentunya yang tengah bergulir di era saat ini khususnya terkait reformasi birokrasi dan politik, yang berkarakter kebangsaan, pancasila, dan UUD 1945.


“Peningkatan kualitas dan kuantitas representasi keterwakilan perempuan dalam politik, memang sangat penting,” ucapnya. Hal itu terutama  dalam konteks demokrasi dengan mensyaratkan hak serta kesempatan, yang sama bagi perempuan. 


Kehadiran perempuan dalam ranah politik sejatinyatelahdijamin oleh tindakan afirmatif dalam UU Pemilu. Tentunya yang mengaturtentangkeanggotaan dan kepengurusan PartaiPolitikminimal 30 persen perempuan,jugapencalonan perempuan minimal 30 persen di tiap dapil dan penempatan pada daftar calon.


Sejak reformasi 1999, presentase keterwakilan perempuan di DPR dan DPRD mengalami peningkatan. Dari 12 persen (2004), 18 persen (2009 dan 2014).


Di DPRD provinsi dan kabupaten/kota juga meningkat, bahkan di daerah-daerah tertentu ada yang mencapai 30%. Begitu pula dengan di DPD RI sejakhadirketerwakilanperempuancukupbaik, saatinimencapai 26%. Namun secara umum, masih sangat jauh dari angka kritis 30 persen.


Sementara itu Ketua KPP Kalteng Andina T Narang, mengapresiasi kegiatan seminar KPP Kalteng yang diikuti oleh jajaran se kabupaten/kota.


Dirinya juga mengucapkan selamat datang, bagi Ketua Presidium Nasional Nasional KPP RI Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas di Bumi Pancasila Kalteng, yang dikenal memiliki filosofi Huma Betang. Terkait itu dirinya siap mendukung dalam upaya meningkatkan keterwakilan perempuan, khususnya pada tahun politik 2019 mendatang.


Dirinya menambahkan banyak program bermanfaat yang ditargetkan kepada kaum wanita. “Misalnya saja ibu-ibu baik dari legislatif ataupun masyarakat, baik untuk bidang kesehatan ataupun seminar-seminar positif,” ucap wakil rakyat dari Dapil I yang meliputi Palangka Raya, Katingan, dan Gumas tersebut.


Andina mencontohkan seperti gencarnya peningkatan kualitas kesehatan, pada anak-anak balita melalui vaksin. Dirinya sendiri menginginkan agar nantinya melalui KPP, para srikandi yang duduk sebagai anggota dewan bisa turun ke lapangan, sekolah, atau lingkup masyarakat.