Kontraktor Jangan Menunggu Uang dari Pemerintah

MULTIYEAR


PALANGKA RAYA-DPRD Kalteng mengingatkan kepada kontraktor yang dipercaya melaksanakan program multiyear perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan di Kalteng jangan hanya menunggu kuncuran anggaran dari pemerintah.


Oleh sebab itu, dalam melaksanakan lelang program tersebut, pemerintah harus benar-benar selektif, salah satunya adalah melihat benar-benar kontraktor yang mampu dan bonafif. “Kita berharap, yang mengerjakan multiyear ini adalah yang bonafit, yang bagus artinya supaya pekerjaannya tidak buruk dan hasilnya baik,” kata anggota DPRD Kalteng H Jimin, saat dibincangi di gedung dewan, Senin (12/3).


Prinsif dari proyek multiyear itu sendiri, kata Jimin, muncul karena terbatasnya anggaran dari pemerintah daerah, sehingga salah satu langkah yang diambil pemerintah dalam membangun infrastruktur jalan ini adalah dengan program multiyear.


Dalam program tersebut, kata dia, pemerintah dalam hal ini Pemprov Kalteng mengutang dulu kepada kontraktor. “Jadi yang jelas karena pemerintah inikan, dalam hal ini Pemprov inikan ngutang kepada pemborong, kepada kontraktor, kepada perusahaan yang mengerjakan yang menang tender nanti jangan sampai setelah dapat uang muka baru mengerjakan, terus nunggu uang juga dari pemerintah, ini namanya ngaco kalau begitu. Makanya kita minta yang mengerjakan ini adalah harus yang bonafit benar. Dia harus mengerjakan profesional namanya multiears,” kata Jimin, yang juga Sekretaris Komisi D DPRD Kalteng yang membidangi infrastruktur dan prasarana ini.


Jimin menambahkan, program multiyear yang diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur di Kalteng ini telah ditetapkan sebesar Rp1,350 triliun lebih, di mana pelaksanaannya merata di seluruh kabupaten/kota di Kalteng. Pengerjaannya akan mulai dilaksanakan 2018 ini hingga 2020 mendatang.


Terpisah, kepala bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kalteng Salahudin mengatakan, proyek multiyear tersebut sekarang ini masih dalam tahap lelang, yang dilaksanakan di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kalteng.


“Untuk program multiyear sekarang ini semuanya dalam tahap pelelangan di Biro Pengdaaan Barang dan Jasa,” kata Salahudin, kepada wartawan, kemarin.