Komisi II Laksanakan Pengawasan PBS di Katingan

PALANGKA RAYA - Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Komisi II yang membidangi ekonomi dan sumber daya alam (SDA) intens dalam melaksanakan pengawasan di lapangan. Sebut saja memastikan serta melihat tanggung jawab Perusahaan Besar Swasta (PBS), terkait Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.


Ketua Komisi II Lohing Simon menuturkan, pihaknya akan bertolak ke Kabupaten Katingan, sebagai upaya dalam realisasi fungsi pengawasan dewan, khususnya komisi yang membidangi. “Kita akan mengunjungi salah satu PBS yang beroperasi di Katingan, seperti PT Katingan Bumi Kencana (KBK),” ujarnya kepada awak media ketika ditemui sebelum keberangkatan, Rabu (12/2).


Dirinya menyebutkan, tujuan kunjungan jajarannya mencakup melihat sejauh mana realisasi CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan, khususnya PT KBK di lingkup masyarakat. Sebelum menuju PT KBK, jajarannya berencana akan berkunjung ke Tumbang Manggu dan beristirahat di Dwima Grup selama satu malam sebelum besoknya melanjutkan perjalanan.


“Kami terlebih dahulu ke Tumbang Manggu, kemudian bermalam di Dwima. Selanjutnya lanjut ke PT KBK, dimana melaksanakan fungsi pengawasan dewan, khususnya soal CSR, kemitraan serta kontribusi dari PBS sendiri terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas (Gumas) tersebut.


Intinya, ucap dia, pihaknya ingin memastikan apakah perusahaan yang ada, sudah melaksanakan kewajibannya untuk CSR atau belum dilakukan. Maka wajar pihaknya sebagai wakil rakyat, ingin melihat serta mendengar secara langsung kondisi fakta di lapangan.


Perlu diketahui rombongan bertolak dari DPRD Kalteng dipimpin langsung Kordinator Komisi II yang juga Wakil Ketua DPRD Kalteng, H Jimmy Carter dan Ketua Komisi II Lohing Simon. Turut serta Wakil Ketua Komisi Henry, Sekretaris Komisi H Sudarsono, Anggota Komisi Ina Prayawati, Natalia, Hj Maryani  Sabran, Sengkon, HM Sriosako, Janudin Karim, Fajar Hariadi dan Yeni Maria Marselina Kahta.