Kalteng Siaga Darurat Corona?

**15 Orang Masih Diisolasi di Rumah Sakit


PALANGKA RAYA- Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menyatakan, untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) di daerah ini, Pemerintah Provinsi Kalteng membentuk gugus tugas pencegahan virus Corona di Kalteng.


Gugus tugas tersebut  diketuai Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Kalteng Leonard S Ampung, sedangkan pengarahnya adalah para Forkopimda yang meliputi 9 institusi.


Pemprov juga segera menetapkan stasus siaga darurat yang direncanakan hingga 3 bulan ke depan, sambil melihat situasi. “Surat siaga darurat ini sudah kita tanda tangani,” kata Sugianto, saat ditemui di lingkungan Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (17/3).


Untuk itu, lanjut Sugianto, juga disiapkan penganggaran dana yang ditetapkan sebesar Rp50 miliar dari anggaran tidak terduga untuk menghadapi Covid-19 ini.


Sedangkan untuk pendidikan, kata dia, sudah dibahas. Nanti dari PAUD sampai perguruan tinggi akan diliburkan dan dilakukan pembelajaran di rumah. Kendati demikian, UNBK untuk SMK akan tetap berjalan, sedangkan UNBK untuk SMA, kemungkinan akan ditunda.


Selain itu, terkait inflasi, ketersediaan bahan pokok juga dibahas agar inflasi di Kalteng tidak terlalu tinggi. Dana tidak terduga nantinya akan digunakan antara lain untuk pembelian barang kebutuhan pokok guna menahan laju inflasi.


Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Pencegahan Virus Corona di Kalteng Leonard S Ampung mengatakan, pihaknya nanti akan mengoordinasikan antarstakeholder yang ada terkait Covid 19, dan arahan dari para pengarah akan ditindaklanjuti. 


Pihaknya juga akan membuat instruksi untuk lebih mendetailkan surat edaran Gubernur Kalteng sebelumnya. Selain itu, gugus tugas juga koordinasi dengan Satgas Pusat mengenai Covid 19, serta mengantisipasi dampak ekonominya. Libur sekolah juga akan dibicarakan, inflasi dan ketersediaan barang kebutuhan pokok akan jadi perhatian. 


“Tamu-tamu asing yang akan masuk juga akan dibatasi, sehingga hal-hal ini yang juga akan kita putuskan dalam minggu-minggu ini,” terang Leo.


Saat disinggung terkait status siaga darurat Covid 19, Leo menegaskan bahwa statusnya belum ditetapkan, namun sudah menuju ke sana.


 


Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan, sampai saat ini di Kalteng masih negatif Corona. Sejauh ini total yang sudah diisolasi, termasuk yang sudah keluar isolasi sebanyak 25 orang se-Kalteng.


“Sampai saat ini yang masih di dalam ruang isolasi kita ada 11 di RSUD Doris Sylvanus dan 3 di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Jadi saat ini ada 14 yang diisolasi. Kita menunggu hasil, kita doakan semuanya negatif dan keluar menjadi orang dengan pengawasan untuk beberapa waktu ke depan. Sedangkan saat ini orang dalam pengawasan sebanyak 12 orang,” paparnya.


Dari 12 orang dengan pengawasan tersebut, terang Suyuti, 1 warga Surabaya, tetapi sudah pulang dan tidak ada yang warga negara asing.


Terpisah, Sekdaprov Kalteng Fahrizal Fiti mengatakan, dengan penyebaran virus saat ini, perlu menyiapkan langkah-langkah antisipasi. Gubernur telah mengeluarkan surat edaran yang intinya bagaimana upaya kita mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kalteng. 


“Saya berharap ASN yang merupakan bagian elemen masyarakat bisa menyampaikan atau mengedukasi kepada para tetangga, kolega berkenaan dengan sikap kita menghadapi virus Corona,” kata Fahrizal.


Dia menegaskan, sampai saat ini di Kalteng belum ada pasien yang dinyatakan positif virus Corona. Jadi tidak perlu panik, jaga ketenangan, ketertiban, tidak memborong atau menimbun bahan makanan yang mengakibatkan kepada kekacauan.


Dikatakan, apel pagi dan sore di kantor masing-masing untuk sementara ditiadakan. Kegiatan rutin termasuk agenda-agenda pertemuan, rapat dan apel besar sementara ditunda. Agenda-agenda pertemuan yang mengundang kabupaten/kota yang diselenggarakan di provinsi juga ditunda.


Selain itu, kepada seluruh ASN diminta kesadarannya bila mengalami batuk, filek dan suhu tubuh tinggi agar tidak masuk bekerja. Agar cek kesehatan ke dokter. Namun tidak serta merta dispensasi ini dimanfaatkan, digunakan untuk meliburkan diri. Jadi harus dilampiri surat keterangan dokter.


“Berkenaan dengan kegiatan rutin yang biasanya kita juga melakukan perjalanan dinas, untuk sementara perjalanan dinas dibatasi, baik itu dalam  daerah maupun luar daerah, termasuk ke Jakarta,” jelas Fahrizal.


Mengingat saat ini Jakarta adalah kota yang telah diklasifikasikan terjangkit virus Corona, jadi berkenaan dengan konsultasi ke kementerian dilakukan dengan bersurat atau komunikasi per telepon untuk menyelesaikan pekerjaan.


Data terbaru dari Kominfo Kalteng, penderita positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 172, meninggal 6 orang. Di Kalteng sendiri, pasien terduga (PDP) Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi saat ini berjumlah 15 orang. Rinciannya, 12 orang di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya dan 3 orang di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. dkw/ded