Jaringan Pembakar Lahan Ditangkap

## Ngaku Diupah Rp100 Ribu


PALANGKA RAYA- Dugaan adanya jaringan pembakar lahan di Kota Palangka Raya semakin terkuak. Selasa (13/8) sore, tim intai dari Satpol PP Kota Palangka Raya berhasil mengamankan seorang pria yang diduga membakar lahan di Jalan G. Obos XIV. 


Haryadi (43) diamankan bersama barang bukti 2 korek gas, sumbu dan minyak tanah di dalam kaleng. 


"Ngakunya sih berlima, yang lain pada lari. Sedang kita selidiki yang memerintahkan pelaku untuk membakar lahan," ucap Benhur, Kepala Satpol PP Palangka Raya. 


Disebutkan, ditangkapnya terduga pembakar lahan merupakan hasil pengamatan tim intai Satpol PP yang bekerja dari pagi hingga malam. Ketika api sudah menyala, personel pun segera melakukan penangkapan. 


"Pelaku mengaku diupah oleh seseorang. Masih kita telusuri,” tegasnya. 


Sedangkan Haryadi, saat ditanya mengaku diupah sebesar Rp100.000 per orang. Dia bekerja bersama 5 orang lainnya yang kini melarikan diri. 


"Semuanya lari, saya saja yang bertanggung jawab. Pemilik lahan kelihatannya orang sini, lahan haji begitu, alamatnya di Jalan Kalibata,” akunya. 


Usai diamankan, pelaku lalu dibawa ke Mapolres Palangka Raya untuk proses penyelidikan lebih lanjut. fwa