Hari Pertama, Hanya Satu Capai Passing Grade

TES CPNS DI LAMANDAU


NANGA BULIK – Minimnya tingkat kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tak hanya dirasakan di sejumlah daerah di wilayah Kalteng yang sudah terlebih dahulu menyelenggarakan, hal yang sama juga dirasakan peserta tes di Kabupaten Lamandau. Hari pertama tes, dari dua sesi hanya satu yang mampu mencapai passing grade.


Menurut Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lamandau, Agus Widayat, kelulusan satu peserta terjadi di sesi pertama, dari 47 orang peserta yang mengikuti seleksi. Sementara, pada sesi kedua dengan jumlah yang sama, 47 orang peserta ujian, tidak ada satupun peserta yang mencapai passing grade.


“Artinya, bisa dikatakan bahwa tingkat kelulusan dalam SKD CPNS tahun ini sangat minim,” katanya. 


Sedangkan di Kotim, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Kotim Alang Arianto melaporkan dari sekitar 2 ribuan peserta, hanya ada sekitar 60 peserta yang mampu mencapai passing grade.


“Dengan minimnya jumlah peserta yang nilainya mencapai nilai ambang batas SKD, maka jumlah formasi yang tersedia sebanyak 576 formasi bakal tidak semua terisi,” ujarnya. 


Hal ini sangat disesalkan Alang, karena pihaknya mesti mendata dan menyusun dengan detail kebutuhan pegawai negeri yang ada di Kotim sebelum diajukan ke Pusat.


“Yang cukup disayangkan, karena beberapa tahun terakhir di Kotim diberlakukan moratorium perekrutan CPNS,” jelasnya. 


Sementara itu, pelaksanaan tes CPNS di Kabupaten Seruyan masih terpantau lancar.


"Saya berharap pelaksanaan tes kali ini benar-benar objektif. Seleksi kali ini menggunakan sistem CAT, untuk kelancaraan tes pelaksanaan teknisnya harus benar-benar diperhatikan,” tegas Bupati Seruyan Yulhaidir yang didampingi Kepala BKPSDM Hartono. c-kar/c-may/c-bam