DPRD dan DPD RI Bersinergi Perjuangan Aspirasi Masyarakat

PALANGKA RAYA - Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama dengan jajaran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan (Dapil) Kalteng siap bersinergi dalam rangka memperjuangkan aspirasi masyarakat.


Hal itu diwujudkan dalam pelaksanaan pertemuan bersama Anggota DPD RI dengan DPRD Kalteng, yang dilangsungkan di ruang rapat Pimpinan DPRD Kalteng, Selasa (17/12).


Dalam pertemuan yang dilaksanakan dalam rangka reses tersebut, dari DPD RI hadir Ketua Komite I Agustin Teras Narang, Anggota Komite IV Habib Said Abdurahman dan Anggota Komite  III Muhammad Rakhman. Rombongan langsung diterima Ketua DPRD Kalteng Wiyatno bersama Wakil Ketua H Abdul Razak serta sejumlah Anggota DPRD Kalteng.


Dibincangi usai pertemuan tersebut, Ketua DPRD Kalteng Wiyatno menyatakan pihaknya siap melaksanakan sinergi. Tentunya dalam upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat. Disebutkannya sinergi antara Dewan provinsi dan senator asal Kalteng memang sangat diperlukan. Apalagi banyak usulan serta aspirasi masyarakat yang berkaitan langsung pada kebijakan pemerintah pusat.


“Kita bisa lihat seperti pada kebijakan larangan membakar lahan sekalipun untuk pertanian. Kondisi ini berdampak bagi para peladang dan petani di Kalteng yang kesulitan untuk bercocok tanam,” ujarnya kepada awak media ketika ditemui usai pertemuan tersebut.


Ditambahkannya baru-baru ini pihaknya juga menerima kedatangan organisasi kemasyarakatan yang mengaspirasikan soal proses hukum bagi peladang kecil. Padahal, ucap dia, para peladang tradisional itu, hanya membersihkan lahan dengan cara dibakar. Kegiatan itu sendiri juga mengacu pada kebudayaan turun temurun, dalam upaya bercocok tanam. Terkait itu untuk larangan membakar lahan yang notabene dari pusat, juga berkaitan dengan sinergi yang ada.


Maka peran serta keberadaan jajaran DPD RI sangat penting, dalam menyampaikan keluhan serta kondisi peladang kecil, yang saat ini memerlukan solusi. “Kita juga berupaya mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Saat ini DPRD Kalteng tengah menyelesaikan pembahasan raperda, yang beberapa pasalnya mengatur tentang petani, bisa membersihkan lahan dengan konsep dibakar,” ujarnya mengakhiri.