Dewan Soroti Pembangunan Gardu Induk PLN Mahir Mahar

PALANGKA RAYA-Adanya pembangunan gardu induk PLN  150 KVA di Jalan Mahir Mahar Km 1,2 Palangka Raya mendapat sorotan dari kalangan DPRD Provinsi. Pelaksanaan pekerjaan tersebut dituding berdampak, bagi bangunan yang bersebelahan langsung dengan pembangunan gardu induk tersebut.


Anggota Komisi B Lodewik C Iban mengatakan, sejumlah dampak negatif yang terjadi seperti retaknya bangunan serta rumah warga di kawasan itu.


“Akibat pekerjaan yang ada, rumah atau bangunan yang bersebelahan langsung dengan pembangunan, mengalami keretakan cukup parah,” ujarnya kepada awak media belum lama ini.


Disebutkannya apabila hal itu dibiarkan berlarut-larut, maka bukan tidak mungkin bangunan atau rumah yang dimaksud berpotensi ambruk.


Dirinya menyebutkan memang pada awalnya dirinya tidak menyetujui dengan adanya pembangunan gardu tersebut. Maka dalam upaya merealisasikan hal itu, dirinya telah menyampaikan surat keberatan.


Sayangnya, ucap dia, pembangunan dilaksanakan dan terus berlanjut hingga saat ini.


Bahkan diduga, pembangunan tidak ada izin dari pihak yang bersebelahan langsung. “Berdasarkan aturan yang ada, ketentuan bidang tanah wajib mendapat persetujuan batas pemilik yang bersebelahan,” tegas politisi dari Fraksi Nasdem tersebut.


Untuk itu dirinya berharap agar pihak terkait, khususnya kontraktor pekerjaan bisa menindaklanjuti persoalan itu. Bahkan dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan jajaran BPN Kota, agar melaksanakan pengukuran terhadap dampak dari pekerjaan gardu induk. Selain itu ada beberapa poin yang disebutkan dalam surat keberatan tersebut.


Sebut saja posisi gardu induk yang tepat, berada bersebelahan dengan bangunan yang dimaksud. Dikhawatirkan dengan adanya pengerjaan itu menjadikan lahan yang bersebelahan langsung akan sulit dipasarkan kepada konsumen. Mengingat kawasan yang ada, direncanakan pembangunan hotel dan lainnya.


Selain itu dampak langsung dari pekerjaan, jelasnya,  memberikan potensi negatif bagi pihak yang bersebelahan secara langsung.”Retak di beberapa titik merupakan salah satu dampak dari pekerjaan gardu induk. Kalau ini berlarut-larut diabaikan, kami khawatir bangunan ini tidak akan bertahan lama,” tegas Lodewik.