Dewan: Masyarakat Berharap Bantuan Bibit Ternak

PALANGKA RAYA-Dalam melaksanakan reses masa persidangan I tahun sidang 2017 yang telah berlangsung pekan lalu, pimpinan dan anggota DPRD Kalteng banyak menerima aspirasi serta usulan dari masyarakat.


Selain masalah pendidikan, kesehatan, infrastruktur, usulan masyarakat juga bervariasi, seperti meminta bantuan bibit ternak dari pemerintah.


Usulan itu diharapkan dapat diperhatikan dan direalisasikan dalam rangka mengembangkan serta meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah.


Usulan pengadaan bibit ternak itu, kali ini diharapkan oleh masyarakat Desa Tumbang Tarusan, Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau.


Usulan itu mereka sampaikan kepada anggota DPRD Kalteng dari daerah pemilihan (Dapil) Kalteng V, meliputi Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, Punding LH Bangkan saat melaksanakan reses ke desa tersebut beberapa waktu lalu.


Menurut Punding, dalam pelaksanaan reses masa persidangan II tahun sidang 2017, yang dilangsungkan secara perorangan pekan lalu, keluhan, usulan serta aspirasi masyarakat tidak hanya selalu berkaitan dengan masalah infrastruktur, tetapi ada juga sejumlah masyarakat yang mengharapkan bantuan ternak dari pihak pemerintah.


“Aspirasi yang saya serap kemarin bisa dibilang cukup unik, salah satunya yaitu di Desa Tumbang Tarusan, di mana masyarakat di Desa tersebut berharap pihak pemerintah membantu pengadaan bibit ternak,” kata Punding, saat dibincangi di gedung dewan, Rabu  (13/9).


Sekretaris Komisi B DPRD Kalteng ini juga menuturkan, ada beberapa jenis ternak yang diminta  oleh masyarakat Desa Tumbang Terusan, di antaranya ayam, kambing, sapi, babi, dan hal ini guna dorong kemajuan perekonomian melalui sektor peternakan.


“Kemarin masyarakat di sana meminta ternak seperti ayam, sapi, kambing, babi dan lain-lain dan hal ini dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di desa setempat disektor peternakan. Sebagai wakil rakyat, aspirasi ini  akan secepatnya  kami sampaikan ke instansi terkait baik di kabupaten maupun provinsi,” pungkasnya.