Dewan Buka Masa Sidang I

PALANGKA RAYA - Setelah menjalani libur Natal dan Tahun baru, DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) gelar rapat Paripurna ke 1 masa persidangan I tahun sidang 2020. Salah satu agenda yang dilaksanakan dalam rapat Paripurna kali ini adalah pembukaan masa persidangan I.


Rapat Paripurna kemarin, dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalteng H Jimmy Carter serta dihadiri  Ketua DPRD Kalteng Wiyatno serta Wakil Gubernur Habib Said Ismail bin Yahya serta dihadiri oleh sejumlah Anggota DPRD Kalteng.


Dalam pidatonya, Ketua DPRD Kalteng Wiyatno mengatakan, bahwa dalam rapat paripurna tersebut akan disampaikan rencana-rencana kegiatan DPRD Kalteng kedepannya. Selain itu, juga disampaikan beberapa perkembangan kegiatan pelaksanaan tugas dan kewajiban anggota DPRD Kalteng pada masa persidangan di tahun 2019.


“Beberapa hal penting patut kita cermati bersama memasuki masa persidangan dan agenda rutin khususnya dalam merumuskan kebijakan strategis di tahun 2020 menyangkut situasi Kalteng, regional, nasional bahkan internasional,” kata Wiyatno.


Politisi dari fraksi PDI Perjuangan ini juga mengatakan, bahwa pada persidangan pertama 2019 lalu, para anggota DPRD Kalteng telah melaksanakan reses dalam rangka menampung aspirasi, pengawasan tupoksi, mendapatkan data serta menjaring aspirasi masyarakat. 


Dari data tersebut dia berharap agar nantinya akan didapatkan solusi-solusi dalam rangka tindaklanjut aspirasi dan permasalahan yang menjadi hasil reses di 2019 lalu akan diperjuangkan bersama-sama dengan pihak Pemprov Kalteng.


Karena dengan adanya kesinambungan serta tindaklanjut dalam bentuk kebijakan dan program sebagai implementasi maka diharapkan hakikat dan tujuan dari reses dapat terlaksana dan dapat meningkatkan kinerja dari anggota DPRD Kalteng.


Kemudian, Wiyatno juga mengatakan, pada tahun 2020 di Kalteng akan melaksanakan pemilihan kepala daerah Gubernur/Wakil Gubernur Kalteng dan Bupati/Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim). Sehingga, komunikasi dan koordinasi DPRD dan pemprov sangat diperlukan agar pelaksanaan pilkada dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.


“Semua aspek yang berkaitan dengan tujuan pembangunan, harus bersama-sama kita cermati. Termasuk pula pesta demokrasi nanti, tentu semua pihak ingin pilkada itu dapat berjalan dengan baik untuk Kalteng kedepannya,” ujarnya.


Dia juga mengimbau agar semua lapisan masyarakat di Kalteng agar bersama-sama mencegah dan mengantisipasi penyebaran isu suku, agama dan ras (SARA), kabar bohong atau HOAX dan kampanye hitam atau Black Campaign, serta mengedepankan politik santun pada saat pelaksanaan pilkada 2020 mendatang.


“Saya mengajak semua pihak untuk ikut dan terlibat aktif menjaga daerah ini tetap kondusif selama pelaksanaan pilkada 2020. Ini tugas dan tanggungjawab kita bersama,” tutup Wiyatno.