Dewan Berharap Pemprov Lakukan Terobosan

Serapan DAK-DR 2018 Belum Maksimal


PALANGKA RAYA-Dalam rekomendasinya terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) TA 2018 Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), pada rapat Paripurna Istimewa beberapa waktu lalu menyoroti serapan anggaran dana alokasi khusus dana reboisasi (DAK-DR) yang masih belum maksimal.


DPRD Kalteng meminta hal tersebut bisa menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng kedepannya, sehingga serapan anggaran bisa lebih dimaksimalkan.


Anggota DPRD Kalteng Y Freddy Ering mengatakan, pada bidang keuangan dan aset, pihak dewan mengharapkan agar dana transfer dari pusat bisa direalisasikan secara maksimal di daerah.


“Khusus untuk pemanfaatan anggaran transfer melalui DAK-DR yang penyerapannya belum maksimal, ini kiranya menjadi perhatian serius pemerintah,” kata Freddy, di gedung dewan, beberapa waktu lalu.


Untuk mengoptimalkan masalah tersebut pihanya meminta pemprov melalui perangkat daerah teknis untuk melakukan upaya atau terobosan. “Instansi teknis perlu melakukan upaya terobosan terhadap penyediaan anggaran dimaksud,” harapnya.


Meski demikian, dalam rekomendasi tersebut, DPRD Kalteng mengapresiasi atas kinerja realisasi pendapatan daerah di TA 2018 sebesar Rp4,6 triliun lebih atau 105,7 persen dari target yang direncanakan Rp4,4 triliun lebih.


Bahkan keberhasilan juga dapat dilihat dari keberhasilan merealisasikan program dan kegiatan yang rata-rata sudah diatas 90 persen lebih. “Namun, masih perlu upaya intensifikasi dan ekstensifikasi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD), khususnya menemukan regulasi untuk sumbangan pihak ketiga berupa bentuk mekanisme penerimaan dan penarikannya sehingga terjamin kepastian hukum,” pungkas Ketua Komisi A DPRD Kalteng, yang membidangi Pemerintahan, Hukum, Politik dan Keamanan ini.