Dewan Ajak Warga Kalteng Fokus Jaga Daerah

SOAL TEROR BOM


PALANGKA RAYA-Adanya aksi terorisme berupa bom bunuh diri di Surabaya mendapat tanggapan dari kalangan DPRD provinsi.


Menurut Ketua DPRD Kalteng R Atu Narang kejadian semacam itu jangan sampai memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat. “Kita harus tetap bersatu dalam harmonisasi positif agar tetap kondusif,” ucapnya kepada awak media ketika ditemui usai pelaksanaan rapat paripurna istimewa, belum lama ini.


Intinya fokus saja untuk menjaga daerah dari hal-hal yang tidak diinginkan apalagi selama ini Kalteng dikenal dengan kondisi daerahnya yang aman, stabil, serta tenteram.


Menyangkut adanya aksi tersebut, dirinya juga mengajak agar masyarakat tidak takut. Artinya lawan hal-hal yang berkaitan dengan terorisme.


Wakil rakyat dari Dapil I yang meliputi Palangka Raya, Katingan, dan Gunung Mas itu juga mengimbau agar aparat keamanan bisa memperketat pengamanan di rumah-rumah ibadah.


Tentunya sementara ini harus dalam kondisi waspada, mengingat intensnya kejadian teror di wilayah lain.


Dikatakannya, tidak hanya kepolisian saja, seluruh masyarakat juga ikut serta dan proaktif dalam mengawasi serta menjaga wilayah agar tetap kondusif. “Di daerah lain sudah siaga I, jadi kita ikut juga pada status tersebut,” ujar Ketua DPD PDIP Kalteng itu.


Publik setempat juga diharapkan jangan sampai lengah, terhadap situasi di lapangan. Kalau ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang.


Sementara itu legislator dari Partai Hanura DR P Lantas Sinaga, juga mengecam tindakan tidak berperikemanusiaan tersebut. Untuk mencegah persoalan serupa terjadi di wilayah setempat, dirinya mengajak seluruh unsur untuk tetap tenang.


“Para pemuka agama bisa memberikan pencerahan serta bimbingan kepada umatnya, agar tidak terprovokasi dengan kejadian itu,” ujar Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalteng itu.


Dirinya juga sepakat agar masyarakat tetap fokus saja, dalam menjaga kondusivitas daerah.


Pihaknya optimis jajaran kepolisian, mampu mengungkap serta menindak para pelaku terorisme di Surabaya tersebut.


Anggota Komisi A itu juga memberikan apresiasi serta ucapan terimakasih, kepada aparat di wilayah Kalteng.


Hal itu berkaitan dengan intensnya serta ketatnya, penjagaan di rumah-rumah ibadah. Aksi semacam itu dirasa sangat penting, dalam upaya memberikan rasanya nyaman serta aman, kepada umat yang beribadah. Bahkan juga menumbuhkan motivasi, dalam upaya melawan segala bentuk tindakan terorisme yang ada.  “Jangan terpengaruh dengan kejadian tersebut. Kita harus tetap tenang dan jangan takut, terhadap kasus teror seperti itu. Tentunya kita juga ikut prihatin dan berdoa agar keamanan di Surabaya, bisa pulih kembali,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Gereja-Gereja Pantekosta se Indonesia (PGPI) wilayah Kalteng tersebut.