Cegah Penyalahgunaan Obat dan Pergaulan Bebas

SOSIALISASI POSITIF KEPADA PELAJAR INTENS DIGENCARKAN


Adanya sejumlah kasus di daerah terkait  dugaan penyalahgunaan obat dan pengaruh alkohol ataupun pergaulan bebas di kalangan pelajar, mendapat sorotan dari kalangan DPRD Kalteng. Pihaknya prihatin atas perilaku yang tidak seharusnya terjadi, pada anak-anak dibawah umur tersebut.


Terkait itu Legislator dari Partai PKB mengharapkan, agar jajaran terkait terus menggencarkan sosialisasi, dalam upaya pencegahan dan pemberantasan obat-obatan terlarang. “Tentunya sosialisasi menyangkut dampak berbahaya, dari pengaru penyalahgunaan,” ujarnya kepada awak media, belum lama ini.


Melalui penyuluhan-penyuluhan semacam itu, para siswa mampu mengerti dan memahami dampak negatif, dari obat terlarang serta minuman beralkohol. Para tenaga pengajar juga harus ikut serta dalam pengawasan langsung terhadap siswanya sendiri. Misalnya saja memperhatikan pelajar, apabila ada yang aneh serta berperilaku menyimpang.


Nantinya akan dibahasa secara khusus, penanggulangan serta pencegahan agar persoalan serupa tidak terulang. “Pihak sekolah juga harus waspada dan memahami perilaku siswa, yang terindikasi mengarah pada keinginan coba-coba,” ujarnya.


Bahkan wajib mengetahui apabila ada murid yang diduga, mulai ketergantungan obat-obatan, miras, narkoba, ata zat adiktif lainnya. Ketika sudah diketahui secara langsung, maka pihak sekolah mampu memberikan penanganan secara langsung. Tujuannya agar ada pencegahan cepat, tanpa harus menunggu dampak yang lebih parah.


Wakil rakyat dari Dapil V yang meliputi Pulang Pisau dan Kapuas itu menilai, kasus tersebut merupakan hal yang sangat luar biasa. Kondisi ini wajib menjadi perhatian serius dari pemerintah, dinas, dan unsur pendidikan.


Dirinya mengatakan lingkungan pendidikan seharusnya, tidak boleh terjamah hal-hal menyangkut narkoba. Generasi muda wajib diproteksi agar tidak mudah terpengaruh. Apalagi pergaulan bebas menjadi salah satu faktor, yang melatarbelakangi persoalan tersebut.