Bapenda Diminta Tingkatkan Sapras Samsat Kotim

PALANGKA RAYA-DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) meningkatkan sarana dan prasarana (sarpas) Kantor Sistem Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).


Perlunya peningkatan Sapras di salah satu kantor Samsat terbesar di Kalteng ini usai kunjungan Komisi A DPRD Kalteng, pekan kemarin. Menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD Kalteng HM Fahruddin, ada beberapa hal yang diharapkan bisa menjadi perhatian Bapenda Kalteng, salah satunya yaitu mempersiapkan anggaran di tahun 2020 untuk melengkapi fasilitas di Samsat Kotim. Karena, sampai saat ini Samsat Kotawaringin Timur belum memiliki lemari pada bagian gudang arsip.


“Saat kami berkunjung ke Samsat Kotim, kami melihat langsung bagaimana kondisi disana dan yang perlu diperhatikan oleh pemerintah khususnya Bapenda adalah pengadaan lemari untuk gudang arsip. Karena Samsat Kotim belum memiliki lemari arsip, sehingga berkas-berkas terpaksa disusun dilantai,” kata Fahruddin, saat dibincangi, di gedung dewan, Senin (9/7).


Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, meliputi Kabupaten Kotim dan Seruyan ini juga menjelaskan, pengadaan lemari untuk arsip cukup penting, untuk menghindari kerusakan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


“Yang kita khawatirkan adalah arsip-arsip tersebut rusak karena hal yang tidak diinginkan, seperti banjir atau kebakaran sehingga dengan adanya lemari arsip, paling tidak kita bisa mengantisipasi kerusakan berkas tersebut,” terangnya.


Selain itu, sambungnya, selama melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke beberapa Samsat di provinsi lain, pihak Samsat bahkan telah mengganti lemari arsip biasa, menjadi lemari arsip yang berbahan dasar besi serta tahan terhadap api. Sehingga, pihak Pemprov diharapkan bisa menerapkan hal yang sama agar berkas-berkas yang disimpan pada bagian gudang arsip tetap aman.


“Kotim memiliki jumlah penduduk yang cukup padat, sehingga arsip-arsip kendaraan maupun data kepemilikan secara otomatis menumpuk pada bagian gudang arsip. Oleh karena itu, bercermin dari hasil kunjungan Komisi A ke beberapa Samsat di Provinsi lain, banyak yang telah mengganti lemari arsip dari lemari biasa menjadi lemari arsip berbahan dasar besi serta tahan terhadap api. Oleh karena itu agar berkas masyarakat tetap aman, pihak Pemprov Kalteng, Samsat maupun Bapenda diharapkan bisa menerapkan hal yang sama,” pungkas politisi dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini.