257 Penari Kalteng Tampil di Istana Negara

PALANGKA RAYA- Tarian suku Dayak perlahan-lahan mampu menarik minat dan perhatian Pemerintah Pusat RI. Ketertarikan itu diwujudkan dengan mengundang Kalteng secara khusus untuk hadir dan menampilkan tarian khas Kalteng pada peringatan HUT Ke-74 RI di Istana Negara.


Menyikapi undangan itu, Pemerintah Kalteng melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata membentuk tim khusus yang dibimbing Dwi Tia Amanda, dengan menggandeng sanggar seni yang ada di Kalteng. Tarian yang akan ditampilkan adalah Tari Hyang Dadas. Diperlukan waktu setidaknya 4 bulan, mulai dari latihan sampai mematangkan gerakan siap tampil.


Tim Tari Hyang Dadas dibentuk dengan melibatkan sanggar seni dari Palangka Raya, Barito Timur, Barito Selatan, Barito Utara, Murung Raya, Kapuas  dan Kotawaringin Timur. Total seluruh penari bersama dengan pemain musik mencapai 257 orang.


Tari Hyang Dadas, seni yang memadukan unsur gerak dari tari asli Dayak Kalteng dengan diiringi musik tradisional yang energik. Tarian ini dibawakan sebagai ucapan syukur kepada Yang Maha Kuasa, karena sudah memberikan anugerahnya dalam kehidupan suku Dayak.


Tarian Hyang Dadas sebelumnya ditampilkan oleh tim kecil dari kesenian Kalteng yang berhasil sebagai juara umum pada ajang Parade Tari Nusantara 2018 (PTN). Inilah yang mengantarkan tim kesenian Kalteng menuju Istana Negara.


Sebanyak 257 orang dalam tim Tari Hyang Dadas secara resmi berangkat dan dilepas oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Administrasi dan SDM Yuel Tanggara di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Selasa (13/8).


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Guntur Talajan mengatakan, kehadiran Kalteng merupakan yang pertama kali sejak peringatan HUT RI. Tentu undangan ini menjadi sebuah kebanggaan, sehingga dibentuk tim secara khusus, dilatih oleh pembimbing, tujuannya agar mampu memberikan penampilan yang maksimal.


“Sederhana, penampilan yang akan diberikan nantinya tidak saja untuk mengisi HUT Ke-74 RI. Ada begitu banyak pejabat dari berbagai negara, termasuk duta besar negara sahabat yang hadir. Itu menjadi peluang besar, Kalteng dapat melakukan promosi budaya melalui penampilan tarian nantinya. Semoga penampilan mampu memukau, sehingga memberikan rasa penasaran para pejabat dunia untuk datang ke Kalteng,” kata Guntur.


Tari Hyang Dadas, jelas Guntur, secara resmi sudah dilepas untuk berangkat memberikan penampilan. Tidak hanya itu, sebelum berangkat tim juga melakukan doa bersama agar selalu disertai Tuhan, sehingga dapat memberikan penampilan yang terbaik. Berbagai hal yang dibutuhkan untuk penampilan sudah disiapkan tim jauh hari sebelum keberangkatan. ded